Semoga Hadir Pemimpin Adil yang Mencintai Rakyatnya

Semoga Hadir Pemimpin Adil yang Mencintai Rakyatnya

Untuk kelas menengah, sebenarnya kita tidak terimbas oleh kekalahan Ahok. Kita tidak menikmati KJP (Kartu Jakarta Pintar), KJS(Kartu Jakarta Sehat), Rusunawa atau mendapat bantuan modal usaha. Kita bukan pegawai PPSU(Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum), kita bukan pengguna Busway, RPTRA, bahkan kita bukan PNS DKI yang dulunya bergaji 3jt tapi semenjak Ahok bisa take home pay sampai 20jt perbulan.

Bukan, kita bukan itu.

Mungkin kita hanya senang melihat kali dan jalan Jakarta bersih. Pemda tanggap dan melayani rakyat, Urusan administrasi di pemerintahan tidak diperas. APBD dipergunakan sepantasnya dan Jakarta sebagai ibukota DKI, tidak memalukan dibandingkan tertangga semisal Singapura atau Malaysia.

Pada akhirnya kita belajar banyak hal dari kekalahan Ahok, tidak ada yang pasti di dunia ini. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Segala hal selalu berubah. Bahkan niat dan itikat baik, hasil kerja yang nyata, bukanlah sebuah garansi. Hard for say: Faktor SARA (Suku, Agama dan Ras) bukanlah kisah masa lalu, meski kita tak hidup di masa lalu.

Selamat kepada pasangan Anies-Sandy, semoga pembangunan di Jakarta terus berlanjut. Gengsi jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur sudah di depan mata, meski saya percaya: beban segunung juga tak mudah, mengingat latar ormas pendukung dan janji yang harus digenapi.

Hidup terus berjalan, semoga musim datang pada waktunya, semoga selalu hadir pemimpin baik, adil dan mencintai rakyatnya.

Harpin Rivai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *